Another Love [part 1]

Title                 :Another Love [part 1]

Scriptwriter    : mama19

Main cast        : Sehun(EXO), Kai (EXO), P Bae Suzy (Miss A), Krystal Jung( f(x))

Genre              : Romance, Sad, Angst

Duration         : chaptered

Rating             : PG-15

^^Happy Reading^^

Author Pov

Seorang yeoja berlarian tanpa mempedulikan orang-orang yg menatapnya tajam karena menabrak tanpa meminta maaf. Matanya menyisir segala sudut bandara yg dipenuhi dengan lautan manusia. Ia mencari sesosok namja berambut coklat. Setelah menemukan punggung namja itu, yeoja berambut hitam panjang itu berlari dan menggapai tangan namja yg dicarinya sedari tadi.

“OPPA!” Suzy menarik pergelangan tangan seorang namja yg memakai kacamata hitam.

“Suzy-a? Ba.gai. bagaimana kau tahu?” namja itu menoleh kaget mendapati Suzy.

“Ya! Kau! Kenapa kau tak bilang padaku kau akan pindah ke China” Suzy membentak namja tampan didepannya dan memukuli lengan namja itu.

“Mianhe Suzy-ah, aku ingin memberitahumu setelah aku ada di China” sesalnya seraya menunduk. Suzy memegang wajah namjachingunya dan membuatnya menatap mata Suzy.

“oppa.. aku tak akan melarangmu untuk pergi ke China. Tak tahukah aku menghawatirkanmu yg tiba-tiba menghilang tanpa memberitahuku” Suzy tersenyum lembut ke arah namja yg sangat dicintainya itu. Namja itu menganguk lalu memeluk Suzy. Ia mengelus pucuk kepala Suzy dan menghirup dalam-dalam wangi yeojanya yg tak akan pernah dirasakannya setahun lebih kedepan.

“aku janji akan pulang” namja itu melepaskan pelukannya dan mengambil sebuah kotak kecil dari sakunya. Ia memakaikan sebuah cincin sederhana ke jari Suzy. Suzy hanya dapat mematung melihat cincin yg sudah bertenger manis ditangannya.

“oppa. Gomawo oppa. Sarangheyo” Suzy memeluk namjanya erat dan menitikkan air mata haru. Namja itu terseyum dan membalas pelukan hangat Suzy.

“nado sarangheyo” namja itu mengecup kening Suzy lalu berjalan pergi meninggalkan yeojachingunya demi mengejar impiannya ke China.

………………………………

Suzy tampak mencari-cari sesosok yeoja dari banyaknya orang yg sedang makan di sebuah restoran Jepang. Setelah menemukannya Suzy melambaikan tangannya dan berjalan mendekat.

“eoni, ada apa? Tumben ngajak ketemuan disini?” Suzy bertanya dan mengammbil posisi duduk tepat didepan eoninya

“Suzy-ah.. kenalkan ini Sehun” Krystal memperkenalkan seorang namja tampan disebelahnya. Sehun tersenyum manis dan mengulurkan tangannya “Oh Sehun imnida”.

Suzy menganguk dan membalas senyuman Sehun “Bae Suzy imnida” ucapnya seraya menjabat tangan Sehun. Ia mengalihkan pandanggan kearah eoninya dengan pandangan –siapa dia?-.

“dia namjachingu eoni” Krystal tersenyum bahagia dan memeluk lengan Sehun manja.

“Mwo? Chukae eoni” Suzy terkejut sekaligus senang mendengar eoni satu-satunya memperkenalkan namjachingunya. “kalau begitu kalian traktir aku! Ne ne ne?” Suzy memanggil seorang pelayan dan mulai memesan beberapa makanan kesukaannya.

“aigo, banyak sekali pesananmu” Krystal menggeleng melihat yeodongsaengnya memesan makanan yg tidak bisa dibilang sedikit.

“ini pajakmu untukku. Tenang saja akan kuhabiskan tanpa sisa” Suzy menjulurkan lidahnya dan kembali fokus pada menu dihadapannya. Sehun hanya terkekeh melihat kelakuan kedua kakak beradik dihadapannya itu.

“pesan sesukamu. Aku traktir” Sehun tersenyum ramah kepada Suzy dan mulai memilih menu dihadapnnya. “kau ingin apa chagiya?” tanyanya pada Krystal.

“jinjja? Kau baik sekali kakak ipar” Suzy tertawa senang mendengar kata traktir dan sesukamu dari Sehun.

Setelah acara makan malam itu berakhir, Sehun mengantar pulang Krystal dan Suzy. Dalam perjalan kerumah Suzy hanya memasang wajah masam melihat kemesraan eoninya dengan Sehun dari kursi belakang mobil. Ia mulai bosan dan mulai menarikan jari jemarinya diatas layar hpnya. Sudah 8 bulan ini namjachingunya pindah dan belajar di China. Jujur Suzy sangat kesepian karena tidak ada lagi kencan setiap pulang sekolah dan tak ada lagi yg membelanya ketika ia bertengkar dengan Sulli –sahabat dekat Suzy-. Ia benar-benar merindukan namja yg sudah mengisi hari-harinya selama 2 tahun lebih.  Suzy menghela nafas panjang, membuat Krystal menoleh padanya.

“Gwenchana Suzy-ah?” tanyanya khawatir.

“Gwenchana eoni” Suzy terseyum tipis kearah eoninya dan kembali berkutat pada hpnya.

“kulihat sedari tadi kau memandangi hpmu?” Krystal menoleh kearah Suzy yg sedang mengangkat hp berwarna merah kedepan wajahnya. Suzy menurunkan hpnya dan sekali lagi ia tersenyum tipis.

“sudah 1 bulan ini dia tak menghubungiku eoni. Aku khawatir” wajah Suzy terlihat lesu mengingat namjachingunya yg tak ada kabar 1 bulan belakangan. Krystal mengerutkan dahinya.

“nugu?” tanyanya bingung. Suzy menepuk dahinya, ia lupa kalau eoninya itu tak pernah tahu dirinya sudah mempunyai namjachingu.

“namjachinguku eoni. Mian, aku lupa memberitahu eoni, aku sudah mempunyai namjachingu” sesal Suzy sambil menundukkan wajahnya memandang sepatu merah kesayangannya.

“sudahlah lupakan. Ngomong-ngomong sejak kapan?” Krystal nampak penasaran, Sehun yg sedari tadi konsentrasi menyetir pun ikut melihat Suzy dari kaca dan menunggu jawaban darinya. Suzy menghitung dengan jarinya.

“emm, sekitar 2 tahun lebih 4 bulan” Suzy tersenyum kearah eoninya.

“MWO? Sudah selama itu dan kau tak memberitahu eonimu ini?” Krystal mulai protes pada Suzy, suaranya naik satu oktaf. Suzy hanya dapat meringis mendengar pertanyaan dari eoni kesayangannya itu.

“mianhe eoni. Aku lupa dan takut appa tahu aku punya pacar” Suzy terlihat murung dan menundukkan kepalanya. Terlihat jelas guratan-guratan kesedihan diwajah cantiknya. Appanya memang sangat disiplin, mereka tak diperbolehkan mempunyai pacar sebelum genap berusia 18 tahun. Tapi bukan Suzy namanya kalau ia mematuhi peraturan appanya. Dan sekarang umur Suzy sudah 18 tahun kurang 2 bulan jadi ia berencana memberitahu eoninya 2 bulan lagi tapi keburu ia keceplosan.

“ckckc.. aku tak akan mengadu pada appa” Krystal nampak sebal dengan pernyataan saengnya.

“gomawo eoni” Suzy terseyum senang kearaha eoninya, ia menghembuskan nafasnya lega. Suzy mengelus dadanya mengingat tidak akan kena marah appanya.

…………………………

Krystal memegang sekotak snack ditangan kirinya, sedangkan tangan kananya sibuk memasukkan snack itu kedalam mulutnya. Ia mengedarkan pandanganya kesegala sudut ruang keluarga yg cukup besar itu. Krystal mengerutkan dahinya karena mendapati Suzy sudah tidak ada disofa depan tv. Ia menghela nafas

“kemana anak itu” Krytal mulai mengitari ruangan sekitarnya dan mencari-cari Suzy.

Saat didapatinya Suzy yg sedang duduk termenung di ayunan taman belakang rumah mereka, Krystal berjalan mendekat dan duduk disebelah saengnya.

“Suzy-ah” panggil Krystal, tapi yeoja itu tetap diam memandang langit tanpa bintang.

Krystal menghela nafas dan kembali memanggil Suzy. Sebal karena tak ada tanggapan dari Suzy, Krystal memegang wajah Suzy dengan kedua tangannya. Memaksa wajah saengnya untuk menghadap wajahnya. Beberapa detik kemudia mata Suzy mulai berkaca-kaca, air dipelupuk matanya mulai mendesak keluar. Sontak Krystal panik dan mencari-cari sapu tangan yg selalu dibawanya kemana-mana.

“eoni. Sudah berakhir, semua berakhir eoni” Suzy mulai menangis perlahan, hatinya benar-benar sakit menerima kenyataan bahwa kisah cintanya telah berakhir. Krystal memeluk tubuh Suzy dan menepuk-nepuk punggung yeodongsaengya. Suzy menangis sesengukan dan sesekali mengumpat.

“Suzy-ah masih banyak namja lain diluar sana ne?” hibur Krystal pada Suzy, tapi alih-alih menghibur perkataan Krystal malah membuat Suzy semakin menangis dan meraung-raung. Untung saja eoma dan appanya sedang pergi ke Amerika untuk urusan bisnis. Bisa rumyan masalahnya bila tahu Suzy menangis karena seorang namja.

………………………………..

Suzy duduk termenung disebuah taman yg tak jauh dari rumahnya, ia mendorong kecil ayunan yg didudukinya. Sesekali air matanya keluar dan berhenti lalu keluar lagi.  ia melepas cincin pemberian kekasihnya, dan mengangkat cincin itu tinggi-tinggi.

“oppa… oppa jeongmal bogoshipo” Suzy menangis sesengukan seraya menatap bagian dalam cincinnya yg bertuliskan huruf BS. Suzy mengusap kasar air matanya dan berdiri. Ia lempar cincin itu kearah pintu masuk taman, tapi tak berapa lama kemudian Suzy berlari dan berjongkok memungut cincinya. Ia membersihkan cincinnya dengan ujung bajunya.

“oppa.. kau sudah berjanji padaku. Tidakkah bisa kau menepatinya. Kembalilah oppa, kembalilah kesisiku. Aku benar-benar tak bisa melepasmu” air mata Suzy kembali mengucur deras, dia memeluk lututnya dan menyembunyikan tangisannya.

Seorang namja nampak terkejut melihat yeoja yg dikenalnya berlari dan berjongkok. Yeoja itu memungut sebuah cincin lalu mulai menangis. Tanpa pikir panjang Sehun menghampiri Suzy. Ia memegang pundak Suzy, yeoja itu menoleh. Tatapan matanya begitu sendu dan nampak kosong, Sehun memapah Suzy menuju sebuah bangku dan menyodorkan sapu tangannya. Namun Suzy masih sibuk dengan pikirannya, ia tak sadar Sehun ada disebelahnya. Melihat tak ada tanda-tanda Suzy akan mengambil tindakan apapun Sehun mengela nafas. Ia mulai mengusap air mata calon adik iparnya itu.

Suzy Pov

Setelah 1 jam aku mengangis, aku mulai tersadar dari pikiran tentang namja itu. Aku kaget, sangat kaget mendapati Sehun menyeka air mataku dengan sapu tangannya.

“OPPA” ku tepis tangan Sehun pelan. Sehun terseyum tipis.

“Gwenchana?” tanyanya khawatir. Aku hanya menganguk dan mencoba tersenyum.

“kenapa oppa bisa ada disini?” tanyaku heran.

“aku baru pulang dari rumahmu dan melihatmu menangis disitu” Sehun menunjuk tempat dimana aku berjongkok memungut cincinku dan menangis sesengukan disana. Wajahku sepertinya memerah, aku mengumpat kepada diriku sendiri. Sungguh memalukan. Tak ada yg berniat membuka bibir dan suara, kami berdua sama-sama terdiam untuk waktu yg cukup lama.

“oppa tak ingin tanya aku kenapa?” aku mulai angkat bicara karena tak tahan dengan kesunyian yg sudah sangat membuatku tak nyaman. Sehun menoleh dan menatapku heran. Aku menghela nafas, kuhirup oksigen disekitarku dengan rakus lalu kehembuskan dengan kasar.

“dia, namja yg memberikan cincin ini setahun lalu” aku mengangkat cincinku tinggi-tinggi dengan wajah sedih “aku dan dia sudah berakhir” ucapku pada akhirnya. Sehun menganguk dan menatapku iba. Aku yg risih dengan tatapan ibanya mencoba tertawa kecil.

“aku tak apa-apa oppa. Jangan menatapku seolah aku semenyedihkan itu” aku tertawa dengan paksa. Sehun kembali menganguk dan  terseyum lembut kearahku. Entah mengapa melihat senyuman namja itu membuatku nyaman dan sedikit lebih tenang.

TBC

jeng-jeng.. cerita diatas adalah post pertama dan coba-coba. maklum pengguna baru. tinggalkan jejak kalian #emang ada yg baca ya?

Advertisements

39 thoughts on “Another Love [part 1]

  1. BS ? Baekhyung Suzy kah ? Kenapa BaekZy putus ? Krystal oenni kandungnya suzy, dan kayanya kedua kakak beradik itu akan berebutan sehun deh. Ah~lucky sehun kkk, next part ditunggu thor. Fighting ^^

  2. Pacar suzy itu yg ke cina itu siapa?..
    Knp mereka bisa bubar?..
    Wah suzy jgn jatuh cinta dgn sehun, sehun kan pacar eoni mu.
    Lanjut thor.

  3. namja’a suzy baekhyun??
    longdistance itu gak enak apalagi beda negara,,meski kita yakin bisa jaga hati kita tapi gak akan ada yang apa hati kita tetap dg satu nama atau ada nama lain yang gantiin posisi sebelum’a!!
    kristal ama sehun,,ya sutralah tak apa tapi suzy n baekhyun kisah’a gimana ya??
    tetep fighting ne

  4. wah thor salam kenal. aku reader baru. ceritanya seru thor. tp penasaran pacarnya suzy siapa? kasihan suzy dtinggal pacarnya tanpa ada kabar. omo sehun pacaran sama krystal. tp sehun bnr2 baik dan perhatian jg ke suzy. kasihan suzy kalo sampe suka sama pacar kakaknya. dtunggu lanjutanya.^^
    😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s