My Beautiful Stepsisters [part 1]

Gambar

Title                 : My Beautiful Stepsisters

Scriptwriter    : mama1909

Main cast        : Bae Suzy (Miss A), Choi Sulli , Krystal Jung (f(x)), , Xiumin, Oh Sehun (EXO)

Genre              : Romance, Comedy (?), Life School

Duration         : Chapter

Rating             : PG 15

Summary

Wajah tampan, otak encer dan kaya, kehidupan seorang Kim Minseok sangat sempurna. Kepribadiannya yg supel dan ramah, membuatnya menjadi murid kesayangan disekolahnya dan juga seorang ketua OSIS yg sangat popular. Kehidupannya yg damai berubah ketika sang ayah memutuskan kembali ke Seoul dan menikah lagi dengan Nyonya Choi yg mempunyai 3 putri.

^^HAPPY READING^^

Author Pov

Sorang namja berpipi bulat dengan mantel coklat dan topi kucing menyeret kopernya perlahan sambil menyesap buble tea, ia menolehkan kepalanya kekiri dan kekanan-kekiri mencari tulisan namanya dalam huruf hangul. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman ketika seorang namja tinggi berkulit putih menggoyang-goyangkan kertas putih diatas kepalanya, ia melangkahkan kakinya menuju namja itu.

“Hello, nice to meet you brother” Minseok menurunkan kacamatanya seraya tersenyum senang.

“annyeong. Aigo berhenti berbicara dengan bahasa inggris, kau membuatku mual” namja yg lebih tinggi dari Minseok itu menunjukkan wajah terganggunya dan mencibir.

“apakah bahasa inggrismu tak meningkat sejak dulu?” ejek Minseok sembari menyeruput bubble tea.

“aku benci bahasa inggris, toh aku tak akan keluar negri. Jadi buat apa capek-capek mempelajarinya” Sehun memutar jari telunjuknya disamping kepala. “Kudengar appamu menikah lagi?” Sehun menoleh kearah Minseok dengan wajah penasaran.

“ne” Minseok menganguk. “1 bulan yg lalu di Inggris. Karena itu juga aku harus pindah kesini dan menetap. Kau tahukan eoma baruku itu menetap dikorea dan appa juga dipindahkan kekorea sejak 3 minggu yg lalu” jelas Minseok panjang lebar pada Sehun.

Sehun menyalakan mesin mobilnya, perlahan mobil berwarna putih itu melaju kejalanan dan memecah keramaian kota Seoul disore hari. Minseok terus menatap keluar, menikmati setiap sudut jalan yg dilewatinya. Ia berdecak kagum, karena kota kelahirannya begitu berbeda dari 8 tahun yg lalu.

“Kau akan sekolah dimana?” tanya Sehun membuat Minseok mengalihkan perhatiannya pada namja disebelahnya.

“molla, aku belum bertemu appa. Tapi kalau aku tak salah dengar di Seoul HighSchool” jawab Minseok mencoba mengingat-ingat percakapan dengan appanya beberapa hari yg lalu.

“jinnja? Jinjja?” tanya Sehun berbinar-binar, “kita satu sekolah” ujar Sehun semangat membuat Minseok terkekeh kecil melihat tingkah laku teman masa kecilnya yg tak pernah berubah itu.

……………………………….

Seorang yeoja paruh baya sibuk memasak didapur, ia menyiapkan berbaga macam masakan dan bolak-balik dapur dengan meja makan. Dibantu beberapa seorang pembantu rumah tangga ia menata meja makan sedemikian rupa hingga terkesan bagus. Seorang yeoja cantik dengan rambut pendek berjalan dari kamarnya kearah kulkas dan mengambil sebuah apel.

“eoma banyak sekali makanannya, apa ada pesta eoh?” tanya yeoja itu sambil melihat satu-persatu hidangan diatas meja makan.

“oppamu hari ini datang, jadi eoma masak macam-macam” jawab nyonya Choi atau sekarang bisa dipanggil Nyonya Kim itu tersenyum senang seraya membawa semangkuk besar sup kepala sapi kemeja makan dan meletakkannya.

“oppa? Oh namja inggris itu?” tanya yeoja berambut pendek sebahu itu.

PLETAK

Nyonya kim memukul pelan kepala putrinya dengan sendok “panggil dia oppa, sekarang dia saudaramu jadi jangan kurang ajar begitu” marah nyonya Kim lalu melanjutkan acara menata meja makannya.

“appo eoma. Ne, ne, ne” Sulli memegangi pucuk kepalanya, ia mendengus sebal lalu memilih meninggalkan dapur menyusul saudara yeojanya yg asyik menonton drama.

Sulli melompat dari belakang sofa membuat sudaranya kaget dan menjatuhkan es krim rasa strawberry yg tadi didekapnya. “YA! OMO, ice creamku” teriak yeoja cantik itu histeris melihat kakinya yg berlumuran ice cream.

“mianhe” sesal Sulli sambil membersihkan baju yeoja disebelahnya yg terkena ice cream.

“YA! Jinjja kau ini” gerutu Krystal .

“ada apa ini?” tanya seorang yeoja berambut panjang yg baru saja pulang, ia mengerutkan dahinya heran melihat Sulli yg mengelap Krystal dengan roknya dan Krystal yg mengomel-ngomel.

“badanku lengket semua” gerutu Krystal masih sibuk membersihkan ice cream dengan kain disekitarnya.

Yeoja yg sedari tadi diam mengamati eoni-eoninya yg sibuk itu memutar kedua bola matanya lalu berjalan menuju dapur. Ia menarik pintu kulkas dan mengambil sekaleng kopi dan meminumnya. Ia melangkahkan kakinya kemeja makan, menarik salah satu kursi tersebut.

“eoma, ada pesta?” tanya yeoja cantik itu.

“aniyo. Oppamu kekorea hari ini, jadi aku memasak ini semua untuk menyambutnya” jawab nyonya Kim masih belum mengalihkan pandangannya pada bunga-bunga yg ia tata untuk diletakkan ditengah meja makan.

“oppa? Xiumin oppa?” tanya Suzy yg mendapat angukan dari nyonya Kim.

“sekarang kau mandi, ganti baju. Suruh eoni-eonimu juga! Sebentar lagi oppamu sampai dirumah dan kita makan malam bersama” perintah nyonya Kim seraya mendorong punggung putrinya.

“tapi appa belum pulang bukan?” tanya Suzy.

“ia dalam perjalanan. Palli, palliwa” nyonya Kim mendorong tubuh Suzy, yeoja itu menggerutu lalu berjalan kembali keruang TV menyuruh Sulli dan Krystal.

…………………….

Xiumin Pov

“kau yakin tak mau makan malam dulu?” tanyaku seraya turun dari mobil Sehun, namja itu menggeleng.

“aniyo, lain kali saja” tolak Sehun halus, aku menganguk lalu melambaikan tangan saat mobil putih itu mulai meninggalkanku.

Kubalikkan tubuhku, mataku menyisir segala sudut rumah berwarna krem yg bisa dibilang besar itu, sebuah taman dengan berbagai macam bunga membuatku berdecak kagum. Kuhirup nafasku dalam-dalam dan kubuka pagar depan rumah tersebut secara perlahan.

Ting.. tong.

Kupencet tombol intercom rumah, tak membutuhkan waktu lama seorang yeoja membukakan pintu dan menyambutku dengan senyuman ramah yg selalu menghiasi wajahnya.

“Xiumin-ah” panggilnya gembira, ia memelukku.

“annyeong.. eoma” lidahku sedikit aneh mengucapkan kata terakhir, entah kenapa sulit sekali membiaskan diri memanggil yeoja paruh baya didepanku ini.

“kajja kita masuk, semua sudah menunggu”. Aku menganguk dan mengikutinya masuk kedalam rumah. Kuedarkan pandanganku kesekeliling rumah itu, banyak bunga, dapat kutebak eoma baruku ini penyuka bunga.

“nah duduk sini” nyonya Choi menyuruhku duduk disebelah yeoja yg merupakan salah satu yeodongsaengku. Aku menganguk lalu menarik kursi berwarna coklat itu.

“annyeong oppa” sapa seorang yeoja berambut pendek dengan senyuman cerianya.

“eh.. eoh, annyeong Sulli-ah” ujarku mengangukkan kepala dan membalas senyumannya yg selalu lebar setiap kami bertemu.

Makan malam pertamaku dirumah baruku ini nampak sedikit menyenangkan, paling tidak aku tak akan lagi kesepian ataupun makan sendiri dimeja makan karena appa yg selalu sibuk. Yah aku bersyukur appaku memutuskan menikah lagi, apalagi pilihannya kali benar-benar tepat. Eoma tiri yg baik dan penyabar, bukankah ini sangat jarang?

………………………

Author Pov

Pagi hari yg cerah disambut oleh kicauan burung-burung gereja yg tak sengaja mampir disamping jendela kamar Sulli. Yeoja itu menggeliat pelan begitu merasakan kordennya dibuka dan membiarkan cahaya matahari menusuk-nusuk matanya.

“eoma… 5 menit lagi ne” ia menarik selimutnya dan menutupi wajahnya.

Yeoja yg dipanggil eoma menggerutu sebal, ia menarik selimut pink yg didepannya dengan kasar lalu membuangnya kelantai. “YA! Siapa yg kau panggil eoma! Eish, eoni palli IREONA” teriak Krystal tepat ditelinga Sulli.

Yeoja itu membelalakkan matanya keget mendengar suara melengking saeng yg hanya terpaut beberapa menit kelahirannya itu. Segera ia bangun lalu terduduk, ia menolot kesal kearah Krystal yg tersenyum penuh kemenangan.

“YA!” protes Sulli sambil mengusap-usap telinga kirinya.

“Palli mandi, ini sudah siang!” perintah Krystal seraya menarik tangan Sulli, nemun yeoja itu enggan berdiri dan beranjak dari kasurnya. Alhasil terjadila adegan tarik menarik.

…………………

Namja berpipi chubby itu mengusap telinganya, matanya perlahan membuka karena mendengar suara rebut dari kamar sebelahnya. Ia melirik jam weker yg berada disamping tempat tidur berukuran king size, pukul 5.45 a.m.

“kenapa berisik sekali pagi-pagi begini” heran Xiumin yg masih mendengar suara teriakan dua orang yeoja.

CKLEK

Pintu kamarnya terbuka, reflex Xiumin menoleh kearah pintu masuk dan mendapati seorang yeoja berambut panjang dengan baju seragam sekolahnya yg sudah cukup rapi masuk.

“eoh oppa, kau sudah bangun? Aku baru saja akan membangunkanmu” tanya yeoja cantik itu dengan wajah datar, Xiumin menganguk lalu merubah posisinya untuk duduk dipinggir ranjang.

“mandilah oppa, lalu kita sarapan bersama” ujar Suzy lalu berbalik dan menutup pintu tanpa mendengar sepatah katapun dari Xiumin.

Ia mengerutkan dahinya heran melihat sikap saeng barunya yg terbilang sangat cuek itu, tak mau ambil pusing, Xiumin menyambar handuk dan pergi melenggang kekamar mandi. Stelah beberapa menit menghabiskan waktu dengan air, namja itu kini sudah rapi dengan seragam sekolah dan tasnya.

“eoni kau mengambil buku tugas bahasa inggrisku kan?” tanya Krystal dengan wajah sebal pada Sulli yg sedang asyik membaca majalah dimeja makan.

“ish jinjja kau in. kerjakan sendiri PRmu. Kalau begini kapan nilai bahasa Inggrismu meningkat eoh?” gerutu Krystal yg sibuk mengaduk-aduk isi tas Sulli, begitu yeoja itu menemukan buku bersampul biru ia langsung memekik senang.

Xiumin yg baru turun dari kamarnya memasang wajah heran melihat pagi yg cukup ramai, kalau dipikir-pikir kedua saengnya itu hobi sekali bertengkar. Ia segera menarik kursi disebelah Suzy dan duduk.

Appa yg sedari tadi membaca Koran, menurunkan kertas penuh dengan berita teraktual itu lalu memulai acara sarapan pagi.

…………………

“oppa kau mau kuantar keliling sekolah?” tanya Sulli antusias begitu mereka berempat turun dari mobil berwarna hitam, Xiumin menggeleng pelan lalu tersenyum pada yeooja itu.

“aniyo, tak usah repot-repot” tolak namja berpipi chubby itu halus membuat Sulli mengerucutkan bibirnya sebal.

“kalau begitu bagaimana kalau kuantar kekantor guru saja” bujuk Sulli sambil menggoyang-goyangkan tangan kanan Xiumin, namja itu tersenyum lalu menganguk. Ia tak enak menolak niat baik yeodongsaengnya itu.

“kau membuatku malu, berhenti bersikap kekanakan Choi Sulli” gerutu Krystal memasang wajah jijik dan menyentil pelan dahi Sulli.

“ya! Aku ini eonimu, berani sekali kau” protes Sulli yg hanya mendapatkan juluran lidah dari Krystal.

Suzy yg sedari tadi melihat adegan yg menurutnya membosankan itu mendengus sebal, kapan telinganya terbebas dari teriakan dan pertengkaran kedua eoninya itu. “aku kekelas dulu. Bye” ujar Suzy datar lalu berjalan melewati Krystal, Sulli dan Xiumin begitu saja seraya mengangkat tangan kananya keatas.

“Suzy-ah tunggu. Aku ikut” teriak Krystal sambil berlari kecil mengejar Suzy yg berjalan cukup cepat.

Tbc

Hay hallo, aku mau post dulu ff-ff yg numpuk di laptopku sebelum aku hiatus.

Doain ya semoga UNku lancar, dan aku dapat mengerjakannya dengan lancar dan baik. Aminnn. Semoga mendapat nilai yg memuaskan. Aminn

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian.

 

Advertisements

38 thoughts on “My Beautiful Stepsisters [part 1]

  1. Iya iya di doa in thor. Disini sulli ceritanya yg pling tua diantara krystal suzy kn yah ? Tapi kok sikapnya yg pling kekanakkan -_- ck suka bgt sama karakter-nya suzy yg dingin dan kayanya bakal susah dideketin. Author nim, tlong satukan HunZy di ff ini. Ya ya ya ? *ngedipin mata* fighting ne^^

  2. Wahhh bener2 deh hidup xiumin gak bakal tenang :)) suka sama sifat suzy yang cuek jadi bikin penasaran 😀 ditunggu part selanjutnya thor 😀

  3. Seru ceritanya.jadi suzy-sulli-krystal itu kembar tiga
    Aigoo benar” menakjubkan suzy yg cuek, sulli yg berisik dan krystal yg galak….wkwkwkwk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s