Another Love [part 4]

another-love-poster-minswag

Title                 : Another Love part 4

Scriptwriter      : mama1909 (mama19)

Main cast         : Bae Suzy (Miss A), Oh Sehun (EXO), Kim Jongin (EXO)

Genre               : Romance, Sad, Angst

Duration          : Chapter

Rating              : PG-15

Beautiful cover by http://minsugawifeu.wordpress.com/ @ http://highschoolgraphics.wordpress.com/

WARNING!

Typo(s) everywhere.!. Cerita absurd dan gag jelas.!.

HAPPY READING

warning! karakter Baekhyun sebelumnya diganti oleh Kai

Suzy Pov

Kuhempaskan tubuh beratku kesofa yg terletak tak jauh dari rak buku di ruang tv. Kuhembuskan nafasku dalam-dalam mengingat kejadian tadi siang. Yg benar saja? apakah ini karena mataku yg mulai rabun? Atau perasaanku yg sangat merindukan namja itu. Kulangkahkan kakiku menuju kamarku, dengan langkah berat aku mencari sebuah kotak kecil bergembok didalam lemari pakaikan.

“ah ini dia” kuraih kotak tersebut lalu duduk dipinggir kasur. Kutarik nafas sekali lagi dan lebih dalam dari biasanya, ini untuk mengurangi kadar kebimbanganku.

“oppa…” lirihku pelan seraya mengusap sebuah foto diriku dan seorang namja yg amat kurindukan itu. Saat sibuk mengenang foto namja yg tengah kupegang erat itu, suara langkah kaki dan bunyi pintu yg seakan dibuka segera kusembunyikan foto itu dibawah bantal dan mengusap air mataku kasar.

“yeobo.. waeyo? Omo.. kau menangis” Sehun nampak berlari lalu menghapus air mataku dengan kedua ibu jarinya. Raut wajahnya nampak heran sekaligus khawatir.

“ada apa?” tanyanya lembut, dan hanya mendengar suara lembut Sehun semua pikiran yg membuatku rindu kepada namja itu seakah menguap entah kemana.

“aniyo yeobo.. I’m Ok!” ujarku seraya tersenyum lembut kepada suamiku itu, ia menganguk dan mengelus pucuk kepalaku.

“ceritalah kalau kau ada masalah. Kau bisa bersandar padaku” Sehun memeluk tubuhku dan mengecup keningku untuk waktu yg cukup lama. Setelah ia melepaskan ciumannya, kudongakkan kepalaku dan menatapnya dalam lalu menganguk.

“aku lapar yeobo, makan yuk” ajak Sehun sembari menggandeng tanganku lembut untuk bangun, aku mengaguk.

“aku sudah memasak makanan kesukaanu” ujarku senang “kau pasti akan menyukai rasanya”. Sehun menoleh dan menatapku tak percaya. Hahaha.. wajahnya itu benar-benar lucu.

“wae? Kau belum pernah mencoba masakanku kan?” tanyaku, Sehun menganguk.

“apa kau yakin?” tanyanya dengan wajah khawatir seraya menunjuk soup kesukaannya berubah menjadi campuran antara soup dan bubur. Aku mengangukkan kepalaku dengan semangat.

“rasanya tak seburuk itu” kutatap wajah Sehun dan mencoba meyakinkan namja itu. Dia nampak menganguk kecil dan mulai menyendoki soupnya.

“enak? Enak? Enakkah oppa?” tanyaku penasaran, raut wajahnya benar-benar sangat sulit ditebak. Huh dia datar-datar saja dan membuatku tak sabar.

“oppa” rajukku manja “bagaimana rasanya huh?”. Sehun menoleh dan menggeleng pelan.

“coba sendiri” ujarnya seraya tersenyum jahil, aku mendelikkan mataku dan mengerucutkan bibirku. Sehun terkekeh pelan lalu menyodorkan sesuap makanan.

“aa” ujarnya, aku tersenyum melihat tingkah lakunya.

“yaks.. oppa ini keasinan.. ini benar-benar waks” aku menyambar segelas air putih milik Sehun dan langsung meneguknya sampai ak tersisia. Yang benar saja, masakanku benar-benar bisa membunuhku sendiri. Sangat asin. Kulirik Sehun dengan ujung mataku, kenapa dia masih memakannya? Bahkan tanpa keluhan? Apa lidahnya bermasalah? Pertanyaan-pertanyaan itu terus berputar dikepalaku tatkala Sehun dengan lahapnya memakan masakanku yg sangat amat gagal.

“yeobo.. sudahlah jangan memaksakan diri” ujarku liri. Aku kasihan dengan lambungnya nanti.

“hemm.. ini tidak buruk” jawabnya dengan masih menyendokkan makanannya satu persatu.

“bagaimana kalau kau nanti sakit perut huh?” tanyaku, ia mendongakkan kepalanya lalu tersenyum manis dan menggeleng pelan.

“kan ada kamu yg merawatku” Sehun mengedidpkan sebelah matanya lalu kembali berkutat pada makanan yg tinggal seperemapat itu. Setelah beberapa menit Sehun menghabiskan, ralat benar-benar menghabiskan makanannya tanpa sisa.

“kau tak apa kan?” tanyaku khawatir dan memastikan keadaanya. Sehun menganguk pelan dan lagi-lagi tersenyum manis. Senyuman yg sangat aku sukai, senyum menawan yg sama menenangkannya dengan senyuman namja itu.

“yeobo kau melamun” Sehun nampak mengoyang-goyangkan tangan kanannya didepan wajahku, sontak aku tersadar kembali dari kenangan dan pikiran liarku.

“ah.. aku mengantuk ayo tidur” aku beranjak dari kursiku dan mendekat kepada Sehun, kuraih lengan kanannya dan menariknya menuju kamar.

Dia berdiri dan mengusap kepalaku lembut. Momen yg kusukai dan kuharap akan terus seperti ini. Sebelum tidur pun Sehun akan mengecup kening dan bibirku lembut. Benar-benar kehidupan yg tak pernah kubayangkan sebelumnya. Aku pikir pernikahanku tak akan semanis ini, namun ternyata semua kekhawatiranku tak terjadi. Dan aku sangat bersyukur dengan segalanya, Eoni maafkan dongsaengmu karena sangat mencintai namjamu.

………………………………………..

Author Pov

Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari lalu minggu, minggu-minggu terlewati dan telah berganti bulan. Sudah 7 bulan Suzy dan Sehun menjalani kehidupan mereka sebagai sepasang pengantin baru. Lama kelamanaa Suzy merasa sikap Sehun semakin proektif kepadanya dan Suzy tak suka itu. Setiap ia ingin pergi untuk berbelanja keperluan rumah atau pergi dengan Sulli untuk sekedar jalan-jalan harus meminta izin kepada Sehun, itupun sangat sulit mendapatkan satu kata “Ya” dari mulut namja itu. Beruntung Suzy sudah lulus kuliah, ia tak bisa membayangkan bagaimana ia harus memohon agar Sehun mengizinkannya pergi kekampus.

Seperti biasa selama Sehun bekerja Suzy selalu bersih-bersih rumah karena ia memang tak mempunyai pekerjaan. Sehun menyuruhnya untuk tak bekerja, cukup mengurus rumah dan ia yg akan berkerja untuk mencukupi kebutuhan. Padahal sejak kecil Suzy sangat ingin menjadi arsitek dan merancang rumah untuk orang banyak. Namun karena Sehun tak memberi izin jadi ia urungkan dan simpan dalam-dalam keinginannya.

BRUKK

Tak sengaja Suzy menjatuhkan sebuah kardus saat membersihkan gudang. Yeoja itu berjongkok dan memunguti satu-persatu barang yg sudah keluar dari wadahnya. Terlihat sebuah kotak kecil bergembok yg tergelatak tak jauh dari tempatnya berdiri. Dengan cepat Suzy meraih kotak tersebut.

“Suzy.. ingat Bae Suzy. Lupakan namja itu dan segalanya. Kau sekarang nyonya Oh dan tak akan menjadi nyonya Kim” Suzy meyakinkan dirinya sendiri dan memasukkan kotak tersebut kedalam kardus. Sesaat Suzy terdiam memikirkan isi kotak itu, karena tak tahan ia meraih kotak tersebut kembali dan beranjak menuju kamarnya. Tujuannya satu, mencari kunci kotak itu.

………………………………………………..

Seorang namja tampak serius menatap layar laptop didepannya, dengan cekatan tangannya menari-nari diatas keyboard mengetik sederet huruf yg tak mudah dipahami. Tentu saja, ia sangat sibuk dengan pekerjaannya sejak tiba di Seoul 8 bulan yg lalu. Appanya langsung memberikan tanggung jawab perusahaan kepadanya tanpa persetujuannya. Namja itu sebenarnya lebih memilih memulai dari bawah daripada langsung menjadi direktur seperti ini.

“arg… benar-benar” namja itu mengeluh dan memijat kepalanya perlahan. Disandarkannya tubuhnya dan mulai terlelap perlahan. Namun belum sempat ia mengistirahatkan semua sayaraf otaknya, sekertarisnya masuk.

“direktur Kim. Rapat akan dimulai 20 menit lagi” ujar seorang yeoja berwajah cantik dengan senyum manisnya berharap atasannya itu tertarik padanya meski hanya sedikit.

“baiklah” jawab Kai datar. Yeoja bernama Jiyeon itu menganguk sambil tersenyum kecut melihat Kai tak menanggapinya sama sekali bahkan untuk meliriknya saja tidak.

Kai meraih sebuah kotak beludru berwarna merah dari laci mejanya. Dibukanya kotak itu dan diraihnya sebuah cincin sederhana dengan tulisan BS didalamya. Pikirannya melayang kekejadian beberapa tahun yg lalu. Saat ia meninggalkan gadis itu dibandara Incheon demi bersekolah ke China, saat ia terlalu disibukkan dengan segala kegiatannya mempelajari bagaimana mengurus perusahaan sehingga ia benar-benar lupa dengan yeoja itu dan memutuskan untuk meninggalkannya. Kini ia harus menyesali semuanya hingga dadanya terasa begitu sesak untuk menampungnya satu-persatu.

“jeongmal bogoshipo, mianhe.. mianhe aku meninggalkanmu” lirih Kai seraya mengamati cincinnya dan membayangkan wajah menangis Suzy. Kai beranjak dari duduknya setelah menyimpan kembali cincinya, ia ada rapat beberapa menit lagi.

“direktur” Jiyeon berdiri dan memberi hormat begitu melihat Baekyun keluar dari kantornya. Yeoja itu mengekor dibelakang seraya membawa beberapa berkas penting untuk perjanjian kerja sama yg sangat besar.

“semua sudah kau siapkan?” tanya Kai.

“ne direktur. Berkas-berkas yg anda minta sudah saya siapkan” jawab Jiyeon. Bakhyun nampak menganguk lalu berjalan menuju mobilnya yg sudah terpakkir manis didepan menunggu sang pemilik masuk.

…………………………………………

Setelah beberapa jam kedua petinggi perusahaan itu akhirnya mengadakan kesepakatan seperti yg telah direncakan. Sehun nampak mengeluarkan handphonenya dan menari-narikan tangannya dilayar handphone mengetik beberapa kalimat untuk Suzy.

“kau sudah mempunyai istri Sehun-ssi?” tanya namja yg mengadakan kesepakatan dengannya.

“ne. Aku menikah 7 bulan yg lalu” jawab Sehun datar. Namja didepannya menganguk-anguk mengerti.

“chukkae. Maaf baru mengucapkan selamat sekarang” Kai menyodorkan tangannya dan disambut Sehun dengan hangat.

“gomawo” ujarnya seraya tersenyum simpul.

“Istrimu pasti sangat cantik hingga kau menyukainya”

“ne, dia sangat cantik” Sehun tersenyum kecut mengingat istrinya Suzy, sedangkan wanita yg sangat dicintainya Krystal telah meninggalkannya lebih dahulu. Dan wajah mereka terlihat mirip dimatanya, padahal tidak menurut orang lain.

“dan kau…” ujar Sehun menggantung.

“ah aku belum menikah. Tapi secepatnya aku akan menikah” Kai mengibas-ibaskan tangannya, Sehun menganguk mengerti.

“baiklah, jangan lupa mengirim undangan untukku nanti” canda Sehun diikuti angukan Kai.

………………………..

Suzy tengah siap-siap pergi keulang tahun Sulli, ia merapikan wajahnya yg sudah dipoles beberapa jam yg lalu sembari menunggu Sehun pulang. Ia melirik jam dinding kamarnya, untuk yg kesekian kalinya ia menghela nafas karena suaminya belum juga pulang, padalah mereka sudah sangat terlambat.

“yeobseyo” ujar Suzy.

“yeobseyo”

“Sehun-ah, kenapa kau belum pulang juga?” tanya Suzy langsung pada intinya, dari seberang ia nampak mendengar Sehun menghela nafas.

“mianhe yeobo, aku lembur” ujar Sehun, ekspresi Suzy berubah menjadi sedih.

“kalau begitu aku akan berangkat sendiri ne?” tanya Suzy membuat Sehun terdiam beberapa saat.

“Andwe. Kau tak usah kesana saja” larang Sehun, Suzy membelalakkan matanya kaget. Yg benar saja? ini pertungangan sahabatnya sejak mereka masih kanak-kanak, dan namja itu melarangnya pergi.

“Sehun-ah, jebal” mohon Suzy, namun Sehun tak bergeming, ia tetap melarang Suzy.

“ini ulang tahun Sulli. Jebal” pinta Suzy pantang menyerah.

“Shireo. Kau tak usah kesana”

Karena kesal Suzy langsung mematikan sambungan telephonenya, ia membanting handphone berwarna merah itu kekasur. Keputusannya sudah bulat, walau Sehun melarangnya pergi ia tak akan menuruti perintah namja itu. Bagaimanapun juga ia harus datang ke acara sahabat terdekatnya itu. dengan tergesa Suzy mengambil kontak mobilnya dan melajukannya secepat yg ia bisa.

Suzy tiba disebuah hotel bintang 5 yg terlihat sangat mewah, ia melirik bayangan dirinya pada kaca mobil dan merapikan sedikit poni kesanyangannya. Setelah dirasanya cukup, ia mengambil sebuah kado cukup besar dan memasuki hotel tersebut. Handphonenya terus berdering sejak beberapa puluh menit yg lalu, nama sipenelepon tetap sama, Oh Sehun. Karena sebal Suzy mencabut batery handphonenya dan membiarkannya begitu saja. ia mengedarkan pandangannya keseluruh penjuru ruangan yg didominasi warna ungu kesukaan Sulli, yeoja itu mencari sosok sahabatnya.

“Suzy-ah” seorang yeoja dengan mini dress berwarna putih menghampirinya, Suzy membentuk senyuman kecil dikedua sudut bibir berwarna merah muda itu.

“mianhe aku terlambat” sesal Suzy, Sulli nampak menganguk memahami.

“dimana Sehun?” tanya Sulli ketika tak mendapati Sehun yg selalu ada dimanapun ia melihat Suzy berdiri.

“dia lembur” jawab Suzy singkat, yeoja didepannya mengerutkan dahi heran.

“lembur? Lalu bagaimana kau bisa kesini? Apa dia mengizinkanmu keluar tanpa err pengawalannya?” tanya Sulli penasarn.

“molla.” Suzy menggeleng lemah, mimik wajahnya berubah menjadi murung mengingat wajah Sehun nanti. Namja itu pasti sangat murka karena ia tak menuruti keinginannya, tapi Suzy tak ingin melewatkan moment bahagia sahabatnya itu.

“baiklah lupakan. Ayo kesana, akan kukenalkan tunanganku” Sulli menarik tangan Suzy dan mengajaknya menuju seorang namja jangkung bermata belo yg sedang berbincang-bincang dengan temannya. Sulli tersenyum manis ketika sampai didepan namja itu, tangannya melepaskan genggaman tangan Suzy dan bergelayut manja pada lengan namja itu.

“Dia Park Chanyeol, tunanganku” ujar Sulli dengan senyum yg terus merekah dibibir mungilnya. Suzy menatap namja bernama Chanyeol itu sejenak lalu beralih pada Sulli seraya menganguk dan tersenyum simpul.

“aku tahu kau pasti setuju” ucap Sulli bangga melihat pendapat dan persetujuan Suzy tentang namjachingunya itu.

“Park Chanyeol imnida.” Chanyeol menyodorkan tangannya dan disambut Suzy ramah.

“Bae Suzy imnida.” Balas Suzy.

Mereka bertiga tengah asyik bertukar pikiran dan berbincang-bincang tentang masa kecil Sulli. Sesekali Chanyeol tertawa geli mendengar kenakalan yeojachingunya waktu itu. Hingga seorang namja berjas hitam menepuk bahu Chanyeol.

“Chanyeol-ah chukae” ujar namja itu, refleks Chanyeol berbalik menatap wajah namja yg suaranya sudah tak asing lagi, ia tersenyum senang melihat kedatangan sahabat dekatnya.

“gomawo Kai-ah” balas Chanyeol, Suzy dan Sulli mengerutkan dahinya heran karena merasa familiar dengan namja yg tengah memberi selamat pada Chanyeol. Suzy memicingkan matanya memperjelas pengelihatannya.

“OMO? Kim Kai?” tanya Sulli kaget, mulutnya terbuka setengah dan jari telunjuknya menunjuk Kai.

TBC

Hai hallo semua, siapa yg nunggu another love part 4? Ayo tunjuk kaki(?) bareng author dan xiumin.. hahahah3. Aduh aku kok ngarasanya cerita tambah ancur, aneh bin gag jelas begini ya? ><. Tapi aku harap kalian bisa nikmatin cerita abalku diatas 😉

Buat yg nunggu my beautiful stepsister maaf banget ne. aku belum ad aide buat ngelanjutin itu cerita. Baru blank. Hehehe3

Jangan lupa tinggalkan jejak kalian {{}} #huge and kiss

 

Advertisements

45 thoughts on “Another Love [part 4]

  1. Wah sehun jdi protektif, kasihan suzy.
    Baekhyun muncul, gmna reaksi suzy ketemu baekhyun??..
    Apakah masih ada rasa sayang antara suzy & baekhyun??..
    Q ragu sehun benar2 cinta dgn suzy, jgn2 sehun nikahi suzy karena menurut dia suzy mirip krystal,.
    Penasaran kelanjutannya..
    Lanjut thor. Jgn lama2 ya..

  2. Kya akhirnya mrka bertemu
    Kayaknya akan terjadi konflik besar nih
    Next part panjangin ya chingu
    Gomawo atas ff keren nya 🙂

  3. jadi selama ini Sehun belum mencintai suzy krena menganggap suzy adalah krystal??? maldo andwe…
    tapi kok jadi over pritketv gitu? aigoo kasihan suzynya di sini. dia harus terjebak dalam situasi yg benar2 tdak menguntungkan. menyukai Sehun namun perasaannya masih goyah eh malah semakin runyam krena Baekhyun udah kembali dan mash ada rasa untuk Suzy.. 😦 astaga jika gmana2 dan emmmm bingung milih tenang saja ada aku kok Baekhyun hihihihi 😀 #Plakkk ,abaikan
    Next Author… jangan kelamaan nee….
    palli……palli……palli……palli……palli……palli……!!!! 😀 😀
    I am Waiting next Part. (y)

  4. Wah ternyata sehun masih nganggap suzy dan krystal org yg sama. Kasihan suzy. Omo kenapa sehun prorektif bgd ke suzy? Omo Baekhyun ktmu suzy. Gmn y kalo baekhyun tau suzy uda nikah. Critanya makin seru. Dtunggu lanjutanya.
    😀

  5. Aku tunggu bgt loh ff ini hihi thor, sbenarnya sehun tuh ga cinta yah sama suzy ? Dia cma ngerasa suzy itu mirip krystal org yg dicintainya ? Aigoooo~ mudah2an aja sehun blum sadar aja. Tapi kalo emang bner kaya gitu, mending suzy balik sama baekhyun aja deh TT_TT next ditunggu thor, fighting^^

  6. Omooo. . !!

    Byun baekhyun Uda muncul hehehe

    Gi mana nasib pernikahan Suzy Sehun yeahh? !!?

    😦
    HUNZY jjanG BaekZy jjang

    Hehe

  7. waaa akhirnya baekhyun muncul
    bingung mau milih hunzy apa baekzy
    dua duanya juga boleh haha
    ditunggu next part yaa makasi

  8. gak sbar sama lanjtan ceritanya .
    daebak .
    sehun protektiv bgt ya . tp gak papa . sehun sama suzy aja ya . jgn sama baekyon

  9. gak sbar sama lanjtan ceritanya .
    daebak .
    sehun protektiv bgt ya . tp gak papa . sehun sama suzy aja ya . jgn sama baekyon . faighting

  10. Mwo!?? Knapa harus ketemu baekhyun di acara pertunangan sulli, ga ada sehun pulaa. Waah complicated bgt nih. Next chapternya dtunggu thoor, jgn lama2 yaa 😉

  11. jd sehun msh menggap suzy seperti krytal dan blm benar” mencintai suzy tanpa bayang” krystal?
    omoo kai dan suzy bertemu kembali dipernikahannya sulli
    sehunn knp jd over protektif gtu sama suzy?
    wah” sepertinya akan ada konfliknya ni 😀
    bagus thoor kerernnnn (y)
    nextt ya thor 😀

  12. apa sehun msih ingt ma krystal??? apa sehun tulus ska ma suzy??? aigoo sehun ovwr protective bngt
    jd orng d masca lalu suzy th kai. skrang kai comeback, gmna hbungan mreka???

  13. Omo-omo cinta lama suzy telah kembali……
    Bagaiman reaksi mereka berdua ketika dipertemukan kembali.
    Sayang kai kembali disaat yg tdk tepat dan lebih tepatnya dia terlambat karena sekarang suzy telah menjadi milik orang lain

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s