For Love

Title : For Love
Scriptwriter : mama1909
Main cast : Bae Suzy (Miss A), Suho (EXO), Park Chanyeol (EXO)
Genre : Romance, sad
Duration : Vignette
Rating : PG-15

W.A.R.N.I.N.G
Typo(s) everyhwhere. Cerita absurd dan aneh.

Author Pov
Tap.. Tap.. Tap…
Suzy, yeoja berambut coklat tergerai itu berjalan sendirian dijalanan yg sudah sepi karena matahari telah berganti dengan bulan. Ia mengeratkan mantel merahnya saat merasa hawa disekitarnya semakin dingin. Sesekali ia mengusap kedua telapak tangannya dan meniupnya lalu ditempelkan kepipi bulat yeoja itu, berharap rasa dingin yg menusuk tulangnya dapat berkurang.
“hah” ia mendongak, menatap langit yg tak berbintang sedikitpun karena mendung. Ekor matanya sedikit melirik kepergelangan kirinya, pukul 10.00 pm, ia mempercepat langkahnya agar lebih cepat sampai kerumah karena hari semakin gelap.
“aku pulang!” teriaknya sembari mendorong pintu coklat didepannya, pandangannya mengedar kesegala penjuru mencari seseorang yg selalu menyambutnya dengan senyuman hangat saat ia pulang dari kantor. Namun nihil, hanya suara angin yg menyapanya, ia tersadar bahwa sesuatu itu telah hilang dan kini ia hanya sendirian.
“hah” Suzy menghempaskan tubuhnya kasar kesofa coklat yg nampak tua, ia memjamkan mata sembari menyandarkan kepalanya yg terasa berdenyut karena terlalu banyak pekerjaan tadi dikantor.
Setelah mengganti bajunya dengan piyama merah muda tanpa mandi terlebih dahulu, yeoja yg kini menyanggul tinggi-tinggi rambutnya itu berjalan menuju kulkas dan mengambil sekaleng cola. Sembari meminum dan meneteng seplastik kripik singkong ia berjalan keruang tengah. Suzy menarik laci yg berada disamping TV, mengambil sebuah dvd using lalu memutarnya.
Seorang yeoja nampak berlari mengitari lapangan olahraga dengan rambut dikucir tinggi, setelah ia sampai digaris finish yeoja itu mengusap keringatnya yg sangat banyak dengan handuk kecil yg baru saja dilempar dari arah kamera. Dengan sigap Suzy menangkap handuk tersebut, ia mengacungkan jempolnya dan mengerling.
“mana minumku?” Suzy mengadahkan tangannya menhadap kekamera, lalu sebuah botol terulur membuat senyuman manis terulir diwajah yeoja itu. “gomawo oppa” ucapnya lalu meneguk hingga tinggal sepertiga air didalamnya.
“aigoo lihat keringatmu ini” sebuah tangan terluru, mengelap keringat Suzy dengan handuk kecil berwarna biru yg bertenger manis dipundak yeoja itu.
“aku harus berlatih dengan keras oppa, sebentar lagi pertandingannya diadakan” ujar Suzy sembari memaju-majukan bibirnya ketika berbicara. Suara tawa namja terdengar, membuat Suzy menoleh dan mendelik sebal karena ia tak tahu untuk apa namja yg sedang memegang handy came itu tertawa tiba-tiba “wae?? Kenapa tertawa huh?” sungut Suzy tak terima sembari memajukan tangannya membuat kamera itu bergoyang-goyang.
“eiy, berhenti menekan dahiku, kau membuatnya tak focus” titah namja itu membuat Suzy menarik tangannya dan menjulurkan lidah.
“oppa bagaimana kalau pulang sekolah nanti kita kencan?” Suzy menoleh, menghadap kamera dengan mata berbinar dan tatapan pengharapan sekaligus. Namja yg sedang memegang camera itu pun menganguk-angukan kepalany hingga membuat gerakan naik turun pada handycamenya.
“joha” ujarnya membuat Suzy tersenyum senang.
Klik.
Suzy mematikan televise dihadapannya lalu membanting remote yg ia pegang kesembarang arah hingga benda kecil itu membentur meja kecil yg terletak tak jauh. Ia berjalan menuju kamarnya, BRAK membanting pintu yg sama sekali tak bersalah itu dengan keras.
………………………
“kau masih menunggunya?” tanya seorang yeoja berambut pirang panjang yg kini duduk dihadapan Suzy, mereka tengah berada dikantin perusahaan tempat dimana keduanya bekerja. Suzy mendongak, menatap Krystal sebentar lalu beralih menyantap makan siangnya.
“eish, jinjja Bae Suzy pabo” desis Krystal yg hanya ditanggapi angukan acuh tak acuh dari yeoja didepannya. Ia melengos melihat sikap sahabatnya sejak SMA itu lalu mendengus, dengan kesal ia menusuk daging didepannya lalu melahapnya kasar.
“apa kau tak lelah, menunggu namja sialan itu selama 6 tahun. Bahkan umurmu menginjak 25 tahun, seharusnya kau sudah punya pacar atau tunangan dan merencanakan pernikahan kalian, bukan menunggu seperti orang bodoh. Kau bukan lagi anak SMA yg hanya akan mencintai satu orang seumur hidup Suzy. Ayolah itu hanya bualan belaka, cinta sejati. Cih bahkan aku tak percaya itu ada” oceh Krystal panjang lebar, Suzy yg menunduk sembari mengaduk-aduk jus alpukatnya hanya menatap kosong pada piring yg sudah kosong, entahlah pikirannya melayang-layang tak tentu. Krystal berhenti mengoceh saat melihat Suzy yg hanya melamun, ia menggebrak meja membuat beberapa pelanggan yg duduk disekitarnya menoleh pada yeoja itu.
“ya! terserah kau. Aku lelah menasehatimu, kau benar-benar kepala batu!” pekiknya membuat beberapa orang disekitarnya lagi-lagi harus terkejut dan berjengkit kager, Krystal berjalan dengan langkah lebar meninggalkan Suzy yg hanya memandangnya tanpa ekspresi.
“cinta sejati” lirihnya dengan mata memerah dan siap menumpahkan butiran bening dari kelopak matanya, segera Suzy menyeka krystal bening yg sudah diujung matanya lalu beranjak dari kantin karena jam makan siangnya yg sudah habis.
…………………………….
Beruntung hari ini Suzy tak harus lembur mengerjakan design baju untuk koleksi terbaru bulan depan, ia lebih memilih berjalan-jalan disepanjang sungai Han menikmati angin sore. Langkahnya terhenti ketika ia merasa seseorang mengikutinya sejak beberapa menit yg lalu, Suzy menoleh membuat seseorang yg berdiri tak jauh dibelakangnya terlonjak kaget. namja itu menggaruk tengkuknya yg tak gatal lalu tersenyum kikuk pada yeoja yg memandangnya dengan dahi berkerut.
“annyeong” sapanya masih dengan senyuman kaku lalu berjalan mendekat.
“eoh Suho-ssi apa yg kau lakukan disini?” heran Suzy.
“aku?” Suho menunjuk dirinya sendiri diikuti angukan dari Suzy, “hanya jalan-jalan” ujarnya ringan sembari memasukkan kedua tangannya kedalam jaket hitam yg ia kenakan.
“eoh” sahut Suzy dengan wajah datar lalu berbalik meninggalkan Suho yg masih sibuk dengan pikirannya sendiri, namja itu melotot kaget karena ditinggal begitu saja, ia segera berlari dan mensejajarkan langkahnya dengan yeoja berambut panjang disampingnya.
“kau? Apa yg kau lakukan disini sendirian Suzy-ssi?” tanya Suho, Suzy menoleh sebentar.
“jalan-jalan” jawabnya singkat padat dan datar, Suho menelan salivanya melihat raut wajah Suzy yg sangat-sangat datar tanpa ekspresi.
“eoh” ujar namja itu seraya menganguk-angukan kepalanya mengerti. “mau kopi” Suho menyodorkan sekaleng kopi yg ia keluarkan dari salah satu saku jaketnya, Suzy terdiam menatap kaleng yg sedang digenggam oleh tangan Suho.
“Ya! oppa” teriak Suzy begitu sesuatu yg dingin menempel dikedua pipinya, yeoja itu menoleh dan menatap horror namja yg sedang tersenyum lebar sembari menggoyang-goyangkan dua kaleng kopi dingin didepan mata Suzy.
“mianhe aku terlambat” sesalnya dengan wajah sedih, ia duduk disamping Suzy lalu menyodorkan satu kaleng kopi pada yeoja disampinya.
“kau tidak dimaafkan” ujar Suzy berpura-pura kesal sembari mengambil kaleng dari tangan namja didepannya.
Namja dengan tinggi diatas rata-rata itu mengerucutkan bibirnya kesal, tiba-tiba sebuah ide jahil melintas diotaknya membuat sebuah smirk tersungging diwajah tampannya. Namja itu memajukan tubuh dan wajahnya hingga ia berada tepat dihadapan Suzy. Cup. Kecupan singkat itu mampu membuat yeoja didepannya membulatkan mata dan mulut secara bersamaan. Namja itu terkekeh pelan lalu kembali mengecup bibir atas dan bawah Suzy bergantian. Suzy semakin membuka mulutnya lebar-lebar. Chanyeol terkikik geli sembari menaik-naikkan alisnya, cup, kali ini namja itu melumat perlahan dan lembut bibir merah Suzy. Perlahan yeoja itu menutup matanya, membalas Chanyeol yg sedari tadi menciumnya dengan hati-hati. Setelah beberapa menit namja itu melepaskan tautan mereka, ia tersenyum melihat Suzy yg mengatur nafas dengan wajah memerah.
“masih marah?” tanyanya, Suzy mendongak, memukul dada Chanyeol pelan sembari menggeleng dengan semburat merah dikedua pipinya.
“aku harus sering membuatmu marah agar mendapat jatah” kekehnya, Suzy membulatkan matanya tak percaya lalu memukul kepala namja didepannya dengan kaleng kopi yg sudah dibuka. Byur, wajah Chanyeol tersiram cairang berwarna coklat yg perlahan mengalir dari atas kepalanya.
“Suzy!” teriaknya tak percaya saat wajahnya sudah penuh dengan kopi dan terasa lengket, Suzy membulatkan mulutnya lalu berlari menghindari Chanyeol.
“Bae Suzy” teriak Chanyeol semakin mempercepat larinya, ia tersenyum senang ketika berhasil menangkap pergelangan tangan yeoja itu, dengan sekali tarikan Suzy terdorong kebelakang. Chanyeol memeluk yeojanya lalu mengusapkan wajahnya dengan wajah Suzy.
“oppa, lepaskan, geli oppa, lepaskan” Suzy menahan geli saat pipi wajahnya menjadi sasaran empuk usapan wajah namja didepannya.
Suho mengerutkan dahinya heran ketika yeoja didepannya hanya memandangi tangannya yg terulur kedepan, “baiklah kalau kau tak mau” namja itu menarik tangannya membuat Suzy tersadar dari lamunannya. Yeoja itu segera meraih kopi panas pemberian Suho.
“gomawo” ujarnya dengan senyuman tipis, Suho menganguk dengan mulut sedikit menganga, baru pertama kali ia melihat Bae Suzy yg bekerja diperusahaan yg sama dengannya itu tersenyum walau terpaksa. Perlu diingatkan bahwa yoeja didepannya itu sudah sangat terkenal dengan muka dingin dan datar yg membuat orang mati kutu bila berhadapan dengannya.
Suho mengikuti Suzy yg berjalan kesebuah bangku yg berada dibawah pohon yg tak terlalu besar, namja itu ikut duduk dan memandang lurus kedepan menatap sungai Han yg nampak tenang.
“Suho-ssi apa kau percaya cinta sejati?” tanya Suzy masih dengan wajah lurus kedepan.
“Ne?” Suho menoleh heran.
“cinta sejati? Apa kau percaya dengan itu” ulang Suzy, Suho menangkap nada kesedihan pada pertanyaan yeoja itu.
“emm molla”
“mencintai hanya satu orang, menunggunya bertahun-tahun, apakah aku salah dalam mengekspresikan cinta?” Suzy menoleh, menatap Suho dengan senyuman manis yg dimata namja itu hanya sebuah kamuflase. Kesedihan yg ditutupi dengan sikap tak peduli.
“kau tahu cinta datang mengetuk hati. Kadang meyakinkan, kadang menyakitkan dan kadang juga membahagiakan” ujar Suho membuat Suzy mengerutkan dahi tak mengerti, “bila kau lelah, kau bisa memilih menyerah mempertahankannya Suzy-ssi, tak ada seorangpun yg tahu apa yg akan terjadi dimasa depan. Bila itu yg terbaik untukmu, maka memang itulah jalan yg Tuhan berikan” ujar Suho lembut, ia menoleh kedepan memilih menghindari tatapan Suzy.
Suzy nampak terdiam, mencerna maksud dari namja yg kini tengah asyik menikmati indahnya sungai Han disore hari sembari menyesap kopinya. Ia menghela nafas dan ikut memandang kedepan.
“gomawo” ujar Suzy pelan.
“cheonma” jawab namja itu sembari menoleh dan tersenyum lembut, ia lalu beranjak berdiri dan berbalik menghadap Suzy yg masih duduk sembari menatapnya dengan satu alis terangkat.
“sudah malam, kuantar pulang” tawar namja itu ramah, Suzy berdiri lalu menanguk pelan. “kajja” perlahan tangan Suho menarik tangan Suzy dan membawa yeoja itu kemobil yg terparkir cukup jauh dari tempat mereka. Suzy terdiam, ia memandang tangannya yg terasa hangat yg kini bertautan dengan tangan Suho.

FIN
Annyeong readers ^^ I’m Back #nyanyi lagunya infinite, plakk# setelah lama sekali aku hiatus gegara kegaptekan diriku ngeoperasiin WordPress. Hahah3. Jangan didemo ne #sujud. Padahal rencananya aku udah kagak hiatus sejak sebulan lebih yg lalu :p tapi gara-gara ‘gaptek lagi’ (salahin aja terus si gaptek thor) aku makin lama hiatusnya. Mungkin kalau udah masuk kuliah nanti aku bakal semakin jarang update ff, mianhe coz ospek anak tekhnik hampir 6 bulan dan pasti bakal sibuk banget digembleng kakak-kakak senior ToT. makasih buat doanya ya, akhirnya author jadi anak tekhnik eletro.
Ow iya jangan didemo juga karena author demen buat ff yg ngegantung+judul yg gag nyambung. Sekian cuap tak penting dari author labil padahal udah tua.
Don’t forget leave your comment!
Kritik saran sangat dinanti!!

Advertisements

7 thoughts on “For Love

  1. berusaha fokus sama suho yang rambut item gak yang blonde biar feelnya nyambung #duhsalahfokus
    okee nice ff ditunggu another lovenya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s